Kadis Cipta Karya Bina Kontruksi dan Tata Ruang Tinjau Langsung Pekerjaan Jalan dan Jembatan di Konawe Utara

Daerah, Ragam2 views

Storynews.id, Konawe Utara – Pasca Banjir tahunan di wilayah Konawe Utara yang ruas jalan digenangi air tepatnya di desa landawe, kecamatan oheo konawe utara, pihak dari dinas pekerjaan umum cipta karya provinsi Sulawesi Tenggara lakukan gerak cepat dalam melakukan penangan jalan didesa landawe, rabu/01/2025.

Kepala dinas cipta karya Provinsi Sulawesi Tenggara Effedi Patulak turun langsung meninjau pelaksanaan awal pekerjaan mengatakan “Kegiatan Pekerjaan dimulai dengan pemancangan kayu besi panjang 5m untuk memperkuat pondasi atau abutment jembatan. Perkiraan pancang dan abutment dikerjakan seminggu dan perakitan jembatan Bailey juga satu minggu.

Baca Juga:  "Kasus Sengketa Tanah di Konda Terus Bergulir, Ini Penjelasan Kuasa Hukum Pemilik Tanah"

Jumlah tiang pancang yang akan di pasang sebanyak 80 batang”, Ungkapnya.

Tinggi abutment berkisar 1,5 m dan jembatan bailey ada 3 segment. Segment 1 panjang 9m. Segment 2 sepanjang 9m dan segment 3. Sepanjang 18m.

Lanjutnya “Pekerjaan ini sedikit terhambat karena material yang digunakan berasal dari luar daerah dan diperkirakan Estimasi pekerjaan pemasangan pancang ini kurang lebih satu minggu dengan Perintah bapak Gubernur. Jembatan Bailey harus secepatnya selesai dan bisa dipakai oleh masyarakat pengguna jalan.” Katanya.

Baca Juga:  *ORMAS TAMALAKI SARANO TOLAKI (TST) SULTRA BERBAGI TAKJIL DIBULAN RAMDHAN 1443H/2022M*

Pelaksaan pekerjaan ini adalah Desain Penangan Darurat Banjir dengan Ruas Jalan Landawe, Kota maju Asera dan tidak lepas dari kordinasi dari Pemprov Sulawesi Tenggara melalui dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dengan Pemerintah Daerah Konawe Utara sehingga pekerjaan ini berjalan.

Harapan dengan pelaksaan pekerjaan ini arus lalulintas penghubung antar provinsi dapat berjalan lancar, karena kurang lebih 3 bulan jalan poros ini digenangi air sehingga jalur menuju wilayah ini sempat terputus dan hanya menggunakan pincara yang disediakan masyarakat lokal.

Baca Juga:  *Retribusi Terkait Iuran Sampah Ini Penjelasan Ibu Kadis Kominfo Kota Kendari*

Dampak bajir sungai landawe ini mengakibatkan Arus lalulintas penghubung antar provinsi ini mengalami macet total, sehingga masyarakat lokal menggunakan pincara untuk digunakan melewati jalan.

Salah satu warga masyarakat mengatakan saat di temui media ini mengharapkan pekerjaan jalan inj segera di kerjakan supaya arus lalu lintas kembali berjalan normal kembali.

“Saya sangat bersyukur pemerintah cepat memperbaiki jalan inj dan dibangun jembatan, supya kita bisa beraktifitas dengan mudah”, ujarnya.

Komentar