StoryNews.id. Kendari., Lembaga Kepemudaan Poros Muda (PM) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Polda Sultra lakukan penyelidikan terhadap Direktur CV. Ramadan Moramo atas dugaan Ilegal Mining Mineral Batuan di Desa Wawatu Kec. Moramo Itara Kab. Konawe Selatan (Konsel).
Ketua Poros Muda Sultra, Jefri Rembasa, S.T mengungkapkan bahwa CV. Ramadan Moramo diduga Izinnya sudah mati dan tidak terdaftar lagi diMinerba ESDM. Selain itu, CV. Ramadan juga memakai Jety yang tidak terdaftar di kementerian Perhubungan RI.
“Berdasarkan data dan dokumen yang kami kantongi. CV. Ramadan tersebut diduga IUP nya sudah mati sehingga apabila masih ada aktivitas maka patut disimpulkan itu adalah Ilegal Mining”. Ungkap Bung Jeff (sapaan akrabnya)
Bukan hanya itu, lanjut Pengurus KNPI Konsel ini, Jety yang dipakai CV. Ramadan diduga tidak terdaftar di Kementerian Perhubungan RI. Olehnya itu Dinas Perhubungan Provinsi harus segera memberi sanksi tegas kepada perusahaan yang bandel.
“Tim Poros Muda Sultra sudah melakukan pantauan lapangan. Ternyata Aktivitas CV. Ramadan masih lancar seperti biasanya. Seakan tak tersentuh oleh Aparat Penegak Hukum. Atas dasar itu kami mendesak Polda Sultra untuk segera melakukan penyelidikan atas dugaan ilegal mining yang dilakukan oleh CV. Ramadan”. Tegas Mantan Ketua HIPPMA Konsel ini
Mantan Aktivis HMI Kendari ini menambahkan bahwa pekan depan Poros Muda Sultra akan melakukan Aksi besar-besar sekaligus melaporkan dugaan ilegal mining yang sudah terjadi bertahun yang dilakukan oleh CV. Ramadan Moramo.
“Insya Allah pekan depan kami unjuk rasa. Sekaligus melaporkan Kepihak berwajib dan kami juga akan meminta Kepala Dinas ESDM untuk mencopot Kepala Seksi Mineral Batuan atas pembiaran terjadinya Ilegal mining”. Ujar Alumni Teknik Pertambangan UHO Kendari ini
Media masih mencari kontak langsung CV. Ramadan Moramo,,untuk dikomfirmasi setelah terbitnya berita ini.




Komentar